Breaking News

Perundungan di SD Negeri 1 Gondang Kurangnya Pengawasan, Mendapat Sorotan Pegiat Pendidikan

SUARA DAERAH SRAGEN --- Perundungan atau Bulying siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Gondang mendapat sorotan tajam dari pegiat pendidikan , karena kejadian perundungan siswa terjadi berkali kali  dianggap guru dan Kepala sekolah tidak memperhatikan dengan sungguh sungguh.

Merujuk di postingan di Facebook di akun milik Sumardi, menayangkan vidio seorang anak korban perundungan hingga bibirnya sobek, dan narasinya : Bulying lagi , Bulying lagi ,di SD ini kejadian yang kesekian kalinya,yo dievaluasi dong ? Kalau begini siapa yang salah ? 
Seandainya yang terjadi itu anak anda gimana ? ini narasi yang dibuat oleh Sumardi sebagai rasa mangkel terhadap pengelolaan SD Negeri 1 Gondang, karena kejadian bulying ini yang kesekian kalinya.

Sumardi pegiat pendidikan menyampaikan sangat prihatin dengan adanya bulying di sekolah, disebabkan Kurangnya pengawasan guru ke siswa menjadi penyebab utamanya, kepala sekolah yang masih rangkap jabatan jadinya Kepala sekolah tidak fokus.

Kalau tanya siapa yang salah...ya pelaku yang salah. Tapi secara sistematis dan bertanggung jawab sosial Apapun alasannya, pihak sekolah  ( Guru dan Kepala sekolah lah ) yang wajib di salahkan dalam hal bulying tersebut. Karena pihak sekolah kurang pengawasan, kurang tegas, tidak bisa melindungi siswanya, masih dilingkungan sekolah "tegas Sumardi Selasa ( 20/10/2026)

Sudarto.S.Pd pelaksana tugas Kepala SD Negeri 1 Gondang menyampaikan bahwa kejadian itu bukan perundungan, awalnya gojek siswa kelas IV berinisial A dengan siswa berinisial N saling dorong, terjadi berkelahi dan saat itu pihak guru sudah mendamaikan 

Sudarto dalam pesan singkatnya melalui WhatsApp menyampaikan hari ini Selasa ( 20/10/2026) kita lakukan meditasi dan perkara ini sudah selesai damai, sudah di mediasi oleh pak Purwanto, jadi masalahnya sudah selesai" jelas Plt Kepala SD Negeri 1 Gondang. ( WahSD)
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID