Breaking News

Lomba Sekolah Sehat : SMPN 1 Tangen Bertekad Menjaga Lingkungan Hidup Bersih Berkelanjutan

SUARA DAERAH SRAGEN ---Tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Kabupaten Sragen tahun 2026, tim yang terdiri dari Dinas kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen Selasa ( 1/9/2026) setelah tim penilai lomba sekolah sehat dari SMP Negeri 2 Tangen, langsung ke SMP Negeri 1 Tangen melanjutkan jadwal penilai LSS.

Kehadiran Tim penilai lomba sekolah sehat (LSS) tingkat Kabupaten Sragen , Suyono.S.Pd.M.M dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen, Budi Hartono.S.Km dari Dinas kesehatan,Nur Hidayati ST dan Tri Handayani Ningsih S.Km dari Dinas lingkungan hidup kabupaten Sragen disambut oleh Kepala SMPN 1 Tangen didampingi ketua  dan anggota komite di ruang kerjanya .

Tim penilai lomba sekolah sehat, membagi tugas penilaian yang merupakan bagian dari Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah atau TP UKS/M,  secara lintas sektoral terdiri dari gabungan dinas dan instansi terkait.

 Dinas-dinas yang masuk ke dalam tim penilai tersebut. Merujuk pada aturan SKB 4 Menteri mengenai UKS, unsur dinas dan instansi yang menjadi tim penilai di tingkat Kabupaten meliputi:Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud): Menilai aspek kurikulum pendidikan kesehatan, pembinaan guru UKS, serta administrasi sekolah.Dinas Kesehatan (Dinkes) Menilai aspek pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan fisik sekolah, sanitasi, pemantauan jentik, hingga kelayakan kantin sekolah.Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten: Terlibat khusus dalam melakukan penilaian dan pembinaan pada satuan pendidikan madrasah (MI, MTs, MA).Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah: Bertindak sebagai bagian dari sekretariat sekretaris tim pembina Kabupaten yang mengkoordinasikan jalannya perlombaan.Tim gabungan inilah yang turun langsung ke lapangan untuk menilai pemenuhan indikator Trias UKS, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.

Tim penilai lomba sekolah sehat, dari dinas lingkungan hidup
menilai kontribusi sekolah terhadap kualitas udara dan keasrian ekosistem sekitar Rasio Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ketersediaan halaman, taman sekolah, atau area hijau yang sebanding dengan luas wilayah sekolah.Kekerindangan & Perindangan  Penanaman pohon peneduh yang membuat suasana sekolah sejuk, rindang, dan meminimalisir polusi udara.Pemanfaatan Lahan (Apotek Hidup/TOGA): Adanya kebun sekolah atau Taman Obat Keluarga (TOGA) yang tertata, dirawat, dan diberi label nama ilmiah sebagai sarana edukasi.

Sementara Kepala SMP Negeri 1 Tangen Agustina Setyani menyampaikan bahwa kami sudah mempersiapkan diri untuk menyambut tim penilai lomba sekolah sehat, tim penilai sudah selesai,kami mengucapkan terima kasih, semoga dengan lomba sekolah sehat ini, kita masih banyak kekurangan yang perlu di evaluasi ,yang jelas kami menjaga lingkungan hidup bersih sehat berkelanjutan " tegasnya.

Jurnalis Wahono
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID