Breaking News

Resmikan 6 Ruas Jalan : Bupati Sragen Berkomitmen Tingkatkan Kwalitas Infrastruktur

 
SUARA DAERAH SRAGEN – Warga masyarakat Sragen merasa lega beberapa ruas jalan yang tadinya rusak sekarang mulus pembangunan selesai serentak di akhir tahun 2025 dan diresmikan oleh Bupati Sragen Sigit Pamungkas Senin (12/1/2026). 6 ruas jalan yang diresmikan ini Pemerintah Kabupaten Sragen berkomitmen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur guna menunjang pelayanan publik, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sejumlah 6 ruas jalan yang diresmikan tersebut meliputi Jalan Pilang–Butuh dan Jalan Lingkungan Makam Butuh di Kecamatan Plupuh, Jalan Kaloran–Ngrendeng di Kecamatan Gemolong, Jalan Brojol–Girimargo di Kecamatan Miri, Jalan Pagak–Nyawun di Kecamatan Sumberlawang, serta Jalan Jono–Tanon di Kecamatan Tanon.

Dari data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sragen, pembangunan enam ruas jalan tersebut mencakup total panjang lebih dari 10 kilometer dengan spesifikasi konstruksi beton dan aspal. Rekonstruksi Jalan Pilang–Butuh memiliki panjang 0,33 kilometer dengan lebar 6 meter dan konstruksi beton, dengan pagu anggaran sebesar Rp1,73 miliar. Sementara Jalan Lingkungan Makam Butuh sepanjang 0,417 kilometer dengan lebar 4,5 meter dibangun menggunakan konstruksi aspal dengan pagu Rp445 juta.

Adapun Jalan Kaloran–Ngrendeng direkonstruksi sepanjang 2,38 kilometer dengan lebar 4,5 meter menggunakan konstruksi beton dan pagu anggaran Rp4,23 miliar. Jalan Brojol–Girimargo sepanjang 2,6 kilometer dibangun dengan konstruksi kombinasi aspal dan beton dengan pagu Rp3,66 miliar. Selanjutnya Jalan Pagak–Nyawun sepanjang 1,69 kilometer dengan lebar 4,5 meter menggunakan konstruksi beton dengan pagu Rp2,97 miliar.

Sedangkan Jalan Jono–Tanon menjadi ruas terpanjang dengan panjang 3,33 kilometer, lebar 4,5 meter, konstruksi beton, dan pagu anggaran Rp6 miliar. Seluruh paket pekerjaan tersebut dilaksanakan sepanjang tahun 2025, dengan masa pelaksanaan rata-rata antara Agustus hingga Desember 2025.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas menegaskan bahwa pembangunan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik, keselamatan pengguna jalan, dan pergerakan ekonomi.

“Hari ini kita meresmikan enam ruas jalan kabupaten yang dibangun untuk memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik, aktivitas ekonomi menggeliat, dan keamanan masyarakat terjamin. Harapan kami, apa yang sudah dibangun dari uang rakyat ini dipelihara bersama dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, ke depan pembangunan infrastruktur akan terus dikembangkan, termasuk penambahan fasilitas pendukung kawasan wisata seperti trotoar dan dermaga, guna menangkap potensi ekonomi dari meningkatnya jumlah pengunjung.

Bupati Sragen juga mengakui masih adanya ruas jalan di Kabupaten Sragen yang mengalami kerusakan cukup lama. Saat ini, kondisi jalan mantap di Sragen telah mencapai sekitar 80–85 persen, sementara sekitar 15 persen ruas jalan masih dalam kondisi rusak dan akan ditangani secara bertahap sesuai skala prioritas.

“Ini soal prioritas. Jalan yang kita resmikan hari ini dulu juga rusak berat. Pemerintah Kabupaten Sragen tetap berkomitmen menyelesaikan perbaikan jalan rusak satu per satu,” ungkapnya.

Peresmian enam ruas jalan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil ekonomi masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Sragen.

Jurnalis Wahono
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID