SUARA DAERAH SRAGEN --- Potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta ancaman terhadap kedaulatan bangsa saat ini tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga berkembang di ruang digital. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menghadirkan tantangan baru, salah satunya melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Di tengah perkembangan tersebut, pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian. Sebagai generasi penerus bangsa sekaligus calon pemimpin muda Indonesia, para pelajar diharapkan tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman, etika, dan tanggung jawab dalam memanfaatkannya.
AI dapat menjadi sebuah kekuatan besar untuk mendukung kemajuan apabila digunakan secara bijak. Namun, tanpa pondasi pemahaman dan etika yang kokoh, teknologi AI juga berpotensi disalahgunakan dan menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari penyebaran informasi yang tidak benar, manipulasi konten, hingga berbagai bentuk gangguan di ruang digital yang dapat berdampak pada kehidupan masyarakat.
Merujuk kondisi tersebut, Polres Sragen di bawah kepemimpinan AKBP Dewiana S Indyasari berinisiatif mengedukasi para pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Sragen mengenai pemanfaatan AI secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Edukasi tersebut dikemas tidak hanya untuk mengenalkan perkembangan teknologi AI, tetapi juga membangun kesadaran bahwa kecanggihan teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai moral, etika, dan tanggung jawab sebagai warga negara.
Untuk menjalankan program tersebut, Polres Sragen membentuk tim trainer yang berjumlah 34 orang, dibawah pengawasan langsung oleh Kapolres Sragen.
Sejak 10 Agustus 2026 hingga sekarang, tim trainer secara aktif terjun langsung ke berbagai sekolah SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Sragen. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai perkembangan AI, potensi manfaatnya, risiko penyalahgunaannya, serta pentingnya membangun budaya penggunaan teknologi yang berlandaskan etika.
Program ini menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat di ruang digital, khususnya di kalangan generasi muda. Sebab, menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa di era teknologi tidak hanya membutuhkan kemampuan menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan karakter dan adab dalam menggunakannya.
AKBP Dewiana S Indyasari menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, terutama generasi muda.
“Kami ingin anak-anak muda di Kabupaten Sragen tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami bagaimana teknologi itu digunakan secara benar, bertanggung jawab dan memberikan manfaat. AI memiliki banyak potensi positif, tetapi jika digunakan tanpa pemahaman dan etika, tentu dapat menimbulkan dampak yang tidak baik,” ujar AKBP Dewiana S Indyasari.
"Tempatkan adab di atas ilmu, gunakan ilmu untuk membangun peradaban.Dengan AI para calon pemimpin muda dapat membuat keputusan secara cepat, tepat dan akurat." Tegasnya.
Dengan pemahaman AI yang baik dan dibarengi dengan etika, para pelajar sebagai calon pemimpin masa depan diharapkan mampu menjadikan teknologi sebagai sarana untuk menghasilkan gagasan, menyelesaikan persoalan, serta mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan akurat.
Pemanfaatan AI secara bertanggung jawab juga diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta dan penggerak inovasi bagi kemajuan bangsa.
Polres Sragen berharap edukasi tersebut dapat terus memberikan dampak positif bagi para pelajar. Kesadaran sejak dini mengenai penggunaan AI secara bijak diharapkan menjadi salah satu pondasi dalam membangun generasi muda yang cerdas secara digital sekaligus kuat secara karakter.
Pada akhirnya, kemajuan teknologi harus tetap berpijak pada nilai kemanusiaan, etika, dan kepentingan bangsa. Dari Kabupaten Sragen diharapkan lahir generasi muda yang mampu menguasai teknologi, menjaga persatuan, serta turut menjaga kedaulatan digital Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Harapannya, Indonesia semakin maju, berdaulat, dan tangguh menghadapi perkembangan teknologi global. Khususnya Kabupaten Sragen, semoga mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, beradab, serta siap menjadi calon pemimpin Indonesia yang mampu menggunakan ilmu dan teknologi untuk membangun peradaban dan membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik.
Jurnalis Wahono

Social Header