SUARA DAERAH SRAGEN --- Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri Katelan 1 Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, menggelar kegiatan diluar pelajaran atau ekstrakurikuler, ada empat kegiatan antara lain Seni tari, seni karawitan (nabuh gamelan ) Mewarnai dan belajar Tanfidz .
Sri Wiji Mulyani S.Pd Kepala SD Negeri Katelan 1 Kecamatan Tangen menyampaikan bahwa kegiatan ekstrakurikuler untuk kelas VA dan VB mengikuti latihan karawitan ( nabuh gamelan ) yang telah disediakan seperangkat gamelan di ruang latihan dan sudah berjalan lancar dilatih bapak Sriyanto,,setiap hari Sabtu " jelas Kepala SD Negeri Katelan 1.
Lanjut Sri wiji Mulyani bahwa SD Negeri Katelan 1 ada 4 kegiatan ekstrakurikuler,Seni karawitan, Seni tari, Mewarnai dan latihan Tanfidz semua ada pelatihnya, untuk seni karawitan diikuti semua siswa kelas VA dan VB, semua ini untuk memberikan kesempatan untuk para siswa mengembangkan bakat dan hobinya.
Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik di luar jam belajar kurikulum standar untuk mengembangkan bakat, minat, dan kepribadian. Tujuan kegiatan yang sering disebut sebagai ekskul ini bertujuan membantu siswa berkembang secara holistik '
Ekstrakurikuler fungsi utamanya mencakup Pengembangan: Menyalurkan potensi, hobi, dan kepemimpinan.Sosial: Melatih kerja sama tim, komunikasi, dan kedisiplinan " ujarnya
Untuk belajar karawitan ( nabuh gamelan) 13 siswa telah memilih peran masing masing Galih sebagai pengendang, untuk Bonang Harum, Akbar dan Hasan, untuk Saron Kenan ,Daffa , Dimas,Zaky dan Kimora. Untuk Kenong Ratu, Slentem Bima, untuk jenis Kempul Kayla dan Huda , untuk siswa putri lainya sebagai penggerong ( penyanyi) .
Latihan karawitan adalah kegiatan rutin memainkan seperangkat alat musik tradisional gamelan Jawa secara bersama-sama untuk menciptakan harmoni musik dan vokal yang indah.
Saat ditemui media Galih sebagai pengendang menyampaikan senang bisa belajar karawitan, meski belum pintar ia mengatakan latihan karawitan harus sabar dan tidak takut salah, dan belajar kekompakan dan nyenengke" kata Galih
Sriyanto menyampaikan bahwa kegiatan latihan karawitan (nabuh gamelan) ini baru permulaan baru latihan lancaran gending dolanan seperti gending dolanan sluku sluku batok, suwe ora jamu ,dan gundul gundul pacul, meski belum pas, tapi anak anak tetap sabar dan mau belajar, belajar dan belajar,nguri uri budaya melestarikan budaya yang kita miliki, sebagai pelatih ya harus sabar "
Jurnalis Wahono

Social Header