SUARA DAERAH SRAGEN — Budiono Rahmadi resmi kembali mendapat mandat untuk menakhodai kepengurusan Partai Demokrat Jawa Tengah untuk periode 2026–2031. Keputusan ini lahir secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat se-Jawa Tengah yang keempat, yang diselenggarakan di Hotel Horison, Semarang.
Budiono menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan penuh yang diberikan kepadanya, baik dari unsur Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK), Badan Pembinaan Organisasi (BPO), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga para ketua kecamatan.
"Alhamdulillah kita masih dipercaya, baik dari DPP, BPOKK, BPO, dan teman-teman DPC serta ketua-ketua kecamatan untuk memberikan dukungan sehingga saya terpilih secara aklamasi untuk periode 2026 sampai 2031," ujar Budiono.
Usai terpilih, langkah terdekat yang akan dilakukan adalah membentuk tim formatur guna menyusun struktur kepengurusan yang baru. Tim formatur ini nantinya beranggotakan sembilan orang yang berasal dari unsur DPD, DPC, hingga BPOPC.
Pihaknya memberikan waktu sekitar satu bulan ke depan untuk merampungkan proses tersebut sebelum akhirnya kepengurusan definitif diumumkan, termasuk posisi sekretaris dan bendahara.
Menghadapi dinamika politik ke depan, Partai Demokrat berkomitmen untuk mengusung tema regenerasi dan kaderisasi dalam struktur kepengurusannya. Budiono menargetkan sekitar 30 persen komposisi pengurus diisi oleh wajah-wajah baru. Langkah ini diambil agar partai dapat terus bertumbuh serta melakukan regenerasi kepemimpinan secara berkelanjutan.
Kendati demikian, penataan kader tetap dilakukan secara merata melalui sistem rotasi agar seluruh potensi kader dapat terakomodasi dengan baik di dalam struktur partai.
Komposisi kepengurusan baru ini dinilai sangat krusial dan strategis. Mengingat hingga tahun 2031 mendatang ada berbagai agenda politik besar yang harus dihadapi, mulai dari pemilihan legislatif (Pileg), pemilihan kepala daerah (Pilkada), pemilihan presiden (Pilpres), hingga berbagai tantangan tugas organisasi lainnya.
Selain itu, pihak internal partai juga telah memperhitungkan berbagai langkah antisipatif, termasuk mencermati dinamika politik dan berbagai wacana strategis yang berkembang, demi memastikan Partai Demokrat semakin siap menyongsong tantangan ke depan.
Jurnalis Wahono

Social Header