SUARA DAERAH SRAGEN ---- Karang taruna karya bakti Desa Bendo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sragen bakti sosial mengirim 2 tangki air bersih ke dukuh Plosombo RT 09/10 Desa Banyurip Kecamatan Jenar Selasa ( 25/8/2026)
Arif ketua Karang taruna karya bakti Bendo menyampaikan bahwa kami bersama pengurus dan anggota karang taruna peduli terhadap warga yang kekurangan air bersih, menurut petunjuk dari posko informasi Ganefo Tangen, kami diarahkan ke dukuh Plosombo RT 09 dan 10 ,kami kirim ke wilayah Desa Banyurip Kecamatan Jenar.
Arif mengaku bahwa dirinya bersama anggota mendengar bahwa di kemarau panjang ini, ada beberapa Desa warganya kekurangan air bersih, lalu di sepakati untuk mengirim 2 tangki air bersih untuk warga yang sangat membutuhkan air bersih, dan langsung kirim dua tangki air kapasitas per tengki berisi 7000 liter " kata Arif
Meski hanya membantu dua tangki air bersih ini wujud kepedulian dari karang taruna karya bakti, pihaknya ada kemungkinan untuk kirim bantuan lagi, setelah melihat kondisi kekeringan di musim kemarau ini" jelas Arif
Sementara itu di posko informasi relawan Ganefo Tangen mencatat sudah masuk 290 an tangki air bersih, yang terdata di posko informasi " tegas Rudy kordinator relawan Ganefo Tangen
Rudy hanya menyampaikan bahwa para donatur air bersih untuk melaporkan ke pos. Informasi terlebih dahulu, sebelum mengirim air ke warga yang terdampak, Rudy menyarankan untuk kordinasi dengan kami, agar kami memetakan warga yang membutuhkan bantuan air bersih, jangan sampai bantuan dumpyuk atau dobel, kami sebelumnya melakukan survei, agar bantuan air bersih benar benar tepat sasaran dan berguna bagi masyarakat " ujarnya
Yang jelas setiap hari kami membantu warga, yang kesulitan untuk air bersih, jadi droping selain dari BPBD Sragen, juga dari berbagai lembaga swasta, perorangan,dari karang taruna, dari PT, yayasan dan semua terdata di posko informasi Ganefo Tangen ini " terang Rudy.
Supardi warga dukuh Barong RT 09 mengungkapkan, dalam masa kemarau ini, banyak warga kesulitan air bersih, alkhamdulillah setiap dua hari mendapatkan bantuan air bersih dari instansi pemerintah maupun pihak swasta, warga sudah siapkan penampungan air bersih yang dibuat dari terpal, jadi yang kirim air bersih cukup tuangkan air bersih ke tandon nanti warga mengambil air sendiri, jadi yang kirim air tidak nunggu. lama" kata Pardi.
Triyono SH kepala desa Galeh membenarkan bahwa warga barong, warga Gondang, warga Trumun mengalami krisis air bersih , Pemerintah Desa Galeh telah melakukan pengajuan permohonan bantuan air bersih ke BPBD Kabupaten Sragen, ada 9 RT yang warganya butuh air bersih, akhirnya bantuan datang selain dari BPBD Sragen, juga dari berbagai komunitas, ada dari yayasan Solo peduli, dan peduli Solo raya, cukup luar biasa bantuan mengalir hingga sekarang ini sehingga warga kebutuhan airnya terpenuhi " pungkas Triyono SH kades Galeh
Jurnalis Wahono

Social Header