Breaking News

1664 Warga Alami Krisis Air : Kades Galeh Ajukan Droping Air Bersih ke BPBD Sragen


SUARA DAERAH SRAGEN -- Musim kemarau wilayah utara Bengawan Solo sudah mulai dirasakan oleh warga Desa Galeh Kecamatan Tangen, sudah ada beberapa warga yang telah mendapat droping air bersih dari BPBD Sragen diantaranya Dukuh Galeh RT 01 , RT 02 Dukuh Gondang RT 05 , RT 06 beberapa hari lalu.

Triyono SH. Kepala Desa Galeh membenarkan bahwa di Desa Galeh sebagian warga sudah mengalami kekurangan air bersih,musim kemarau tahun ini  sangat terasa sumber sumur milik warga sudah mulai berkurang untuk kebutuhan keluarga " terang Triyono saat dihubungi wartawan Jum'at (17/7/2026)

Triyono juga sudah mengajukan permohonan droping air bersih ke BPBD Sragen untuk memenuhi kebutuhan ke sembilan RT dan target 1664 warga terdampak kekeringan" ungkap Triyono 

Dengan surat nomor 400.12.2/39/VII/2026 permohonan droping air bersih ke BPBD Kabupaten Sragen dengan rincian untuk warga Dukuh Galeh RT 01yang sejumlah 77 KK, RT 02 sejumlah 81KK , RT 04 sejumlah 64 KK,  Dukuh Gondang RT 05 sejumlah 88 KK, RT 06 sejumlah 69 KK,Dukuh Barong RT 07 sejumlah 70 KK, RT 08 sejumlah 87 KK dan Dukuh Trumun RT 09 sejumlah 79 KK, RT 10 sejumlah 56 KK jumlah 671 KK  dan total jumlah 1664 warga.

Selain itu para petani di Desa Galeh juga sulit mencari sumber mata air untuk menyiram tanaman jagung, ada yang memperdalam sumurnya dengan cara mengeruk tanah,agar keluar sumbernya.

Para petani berjuang agar tanaman jagung bisa tumbuh subur hingga panen, meskipun harus menyedot air di sumur miliknya, ya sumur ini masih ada air tapi keruh hanya untuk menyiram tanaman jagung agar bisa tumbuh sampai dipanen nanti, kalau air untuk kebutuhan rumah tangga ya kemarin sudah ada droping air bersih dari Pemerintah Kabupaten Sragen " kata Suparmin.

Jurnalis Wahono.
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID