Breaking News

Napak Tilas Jejak Pangeran Mangkubumi, Sri Sultan HB X Akan Kunjungi Sragen


SUARA DAERAH SRAGEN – Agenda besar bakal menyemarakkan Kabupaten Sragen. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X dijadwalkan melakukan muhibah budaya ke The land of javamen pada Juni 2026 mendatang.

Tidak sekadar berkunjung, orang nomor satu di DIY tersebut direncanakan menginap untuk melakukan napak tilas perjuangan leluhurnya, Pangeran Mangkubumi.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menegaskan bahwa hingga saat ini agenda kunjungan raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tersebut masih berjalan sesuai rencana. 

"Ini belum ada perubahan. Belum ada informasi untuk pembatalan. Jadi, masih on schedule," tegasnya saat dikonfirmasi terkait kepastian jadwal.

Bupati menambahkan, fokus utama kunjungan ini adalah misi kebudayaan. Pemkab Sragen pun tengah menyiapkan serangkaian penyambutan tradisi. "Acaranya terkait dengan Muhibah Budaya. Nanti insyaallah rencananya kita akan ajak beliau salah satunya ke Pendopo Mangkubumi. Di sana juga ada acara-acara kesenian yang kami gelar," lanjutnya.

Napak tilas ini akan menjadi momen penting untuk merajut kembali benang merah sejarah. Sri Sultan HB X bakal menelusuri jejak-jejak perjuangan Pangeran Mangkubumi saat mengobarkan perlawanan terhadap penjajah Belanda di wilayah Sukowati.

Asisten I Setda Sragen, Sutrisna, mengungkapkan bahwa rute dan titik petilasan yang akan dikunjungi Sultan saat ini sedang dimatangkan oleh Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen. Beberapa lokasi bersejarah tinggi sudah masuk dalam daftar prioritas.

“Rencananya Sultan akan hadir pada 25 Juni 2026. Beberapa tempat yang masuk pembahasan di antaranya wilayah Jekawal, Gua Mangkubumi di Gebang, hingga joglo di Krikilan Masaran,” rinci Sutrisna.

Desa Jekawal di Kecamatan Tangen diprediksi menjadi salah satu titik sentral kunjungan. Secara historis, kawasan ini pernah dijadikan pusat pertahanan oleh Pangeran Mangkubumi, lengkap dengan tata ruang yang dirancang menyerupai ibu kota kerajaan. Untuk menyambut Sultan, Pemkab juga menyiapkan pertunjukan tarian budaya khusus.

Kunjungan Sri Sultan HB X ini dipastikan menjadi grand closing yang manis bagi perayaan HUT Sragen tahun ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Hargiyanto, menyebutkan bahwa agenda Hari Jadi ke-280 kali ini memang sangat padat dan melibatkan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kami menyediakan anggaran pendamping sebesar Rp60 juta. Kegiatan pokok seperti malam tirakatan, ziarah lokal, hingga ziarah ke Imogiri tetap masuk agenda utama," jelas Hargiyanto.

Selain agenda sakral dan seremonial, kemeriahan juga disebar di 21 titik berbeda di seluruh Sragen. Beragam acara mulai dari Festival Prehistory, Bupati Cup 2026, bakal memanjakan warga.

Lantas soal kunjungan Sri Sultan HB X, Pemkab Sragen berharap momentum ini mampu menguatkan kembali identitas dan nilai sejarah Bumi Sukowati sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan besar peradaban Mataram Islam. "harapannya pas HUT, tapi momentumnya HUT bareng dengan idul adha," ujarnya. 

Jurnalis Wahono
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID