Breaking News

RIBUAN HEKTARE SAWAH KERING DI PASEMAH AIR KERUH, PETANI MINTA PRESIDEN RI TURUN LANGSUNG AGAR PROGRAM KETAHANAN PANGAN BISA TERWUJUDKAN


Empat Lawang 9 JULI 2026– Puluhan perwakilan warga dari sejumlah 15 desa di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, menyampaikan keluhan serius terkait minimnya perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian, khususnya jaringan irigasi yang menjadi sumber pengairan sawah.

Keluhan tersebut disampaikan kepada awak media saat melakukan investigasi lapangan di beberapa desa di wilayah Pasemah Air Keruh. Menurut keterangan para petani, terdapat desa-desa yang telah puluhan tahun mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk areal persawahan. Bahkan, sebagian sawah kini tidak lagi dapat dialiri air sehingga petani terpaksa beralih menanam jagung, meskipun keinginan mereka tetap menanam padi.

Warga menilai kondisi ini telah berlangsung cukup lama tanpa adanya solusi yang mampu mengembalikan fungsi irigasi secara optimal. Mereka mengaku kecewa karena pembangunan maupun rehabilitasi irigasi yang menelan anggaran besar dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi petani.

Para petani juga menduga pembangunan irigasi yang telah dilakukan tidak memberikan dampak sebagaimana yang diharapkan. Dugaan tersebut, menurut mereka, terlihat dari masih banyaknya lahan persawahan yang tidak memperoleh aliran air sehingga tidak dapat ditanami.

Salah satu contoh yang disampaikan warga terjadi di Desa Nanjungan. Mereka mengaku mengalami kerugian karena areal persawahan tidak lagi dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam akibat persoalan pengairan yang hingga kini belum terselesaikan.

Masyarakat berharap Presiden RI dapat turun langsung ke Kecamatan Pasemah Air Keruh untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Mereka meminta agar kondisi riil petani menjadi dasar pengambilan kebijakan dan tidak semata-mata mengacu pada laporan administrasi dari instansi terkait. Petani adalah kunci suksesnya program ketahanan pangan yang menjadi hal utama bagi rencana besar Presiden RI Prabowo Subianto maka perlu solusi dan bantuan langsung agar petani bisa mendapatkan air untuk bertani.

Warga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan serta rehabilitasi bendungan dan jaringan irigasi yang telah menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah, sehingga dapat diketahui sejauh mana manfaatnya bagi masyarakat serta ditemukan solusi agar ribuan hektare sawah di Pasemah Air Keruh kembali produktif. Hal ini petani berharap Presiden RI langsung terjun memberikan solusi dan jangan membiarkan para petani tidak bisa lagi menanam. 

Sudah bertahun tahun para petani dibiarkan oleh pemerintah daerah menderita tidak mendapatkan sumber air.
Pemerintah daerah seperti tutup mata dan bertahun tahun persoalan air untuk pertanian tidak juga dapat membantu.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, dinas terkait, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi di wilayah tersebut. (Syafri)
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID