SUARA DAERAH SRAGEN -- Masuk hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) kelas VII SMP Negeri 1 Tangen dihadiri oleh Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Tangen dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Sragen,kedua instansi tersebut memberikan penyuluhan dihadapan 213 peserta MPLS di aula SMP Negeri 1 Tangen Rabu
( 15/7/2026 )
Para peserta MPLS duduk dengan rapi mendengarkan penjabaran materi dari petugas Kementrian Kependudukan dan BKKBN dan petugas BPBD Sragen, para siswa kelas VII menyimak dan merangkum materi yang disampaikan sosialisasi sekolah siaga kependudukan (SSK)
Joko Arisyanto S.Sos. menyampaikan bahwa sekolah siaga kependudukan, sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang mengintegrasikan materi kependudukan kedalam kegiatan pembelajaran di sekolah tujuan pokok SSK antara lain cerdas, sehat, berkarakter dan berwawasan kependudukan untuk mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia emas 2045, meningkatkan literasi kependudukan.
Memiliki pengetahuan dan kesadaran kependudukan
Menumbuhkan sikap dan perilaku berwawasan kependudukan dan meningkatkan kapasitas guru dalam integrasi materi kependudukan " jelas Joko Arisyanto
Lanjut Joko Arisyanto juga memaparkan untuk kegiatan pembelajaran" Intrakurikuler kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan belajar sesuai jadwal dan beban belajar pada struktur kurikulum contohnya mata pelajaran biologi diintegrasikan dengan materi kespra/pendewasaan usia perkawinan "
Kokurikuler kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk penguatan pendalaman atau pengayaan kegiatan intrakurikuler dalam rangka pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik contohnya memberi siswa tugas untuk menganalisis data kependudukan di wilayah tempat tinggalnya
Ekstrakurikuler kegiatan pengembangan karakter dalam rangka perluasan potensi, bakat minat, kemampuan , kepribadian, kerja sama dan kemandirian peserta didik secara optimal yang dilakukan dengan bimbingan dan pengawasan satuan pendidikan, contohnya Pramuka Pusat informasi konseling remaja dan karya ilmiah ";imbuhnya
Darmono dari BPBD Sragen dalam penyampaian materi singkatnya, bahwa yang paling utama adalah sekolah aman bencana ( SAB ) dan para peserta MPLS kelas VII SMP Negeri 1 Tangen harus mengetahui terlebih dahulu apa itu BPBD, ia menyampaikan pertanyaan kepada para peserta MPLS, apa singkatan dari BPBD,ternyata sudah banyak yang tahu bahwa BPBD singkatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, tugas pokok adalah penanggulangan bencana alam dan bencana lain, maka kami tanamkan jiwa sosial terhadap anak anak, agar memiliki rasa peduli, kepedulian, gotong royong saat terjadi bencana" anak anak harus memiliki jiwa yang tangguh untuk kemanusiaan " tegasnya.
Tri Wahyuni kepala SMP Negeri 1 Tangen membenarkan bahwa dalam masa MPLS, pihak sekolah kerja sama dengan BKKBN dan BPBD Sragen, untuk menyampaikan materi seperti sekolah siaga kependudukan dan penanggulangan kebencanaan, kepada para peserta MPLS, selain itu tak kalah penting bahwa MPLS ramah anak, tanpa bullying dan perundungan " tegasnya
Andy Kurniawan salah satu peserta MPLS mengaku senang dan gembira selama mengikuti MPLS, selain banyak teman, juga menambah wawasan, dan mendapat pelajaran baru tentang kependudukan dan kebencanaan " tuturnya
Jurnalis Wahono


Social Header