Breaking News

Tak Tahan Dengan Bau Menyengat, Warga Klinge Kirim Surat Aduan ke Bupati Sragen, Desak Tutup Sanitasi Berbasis Masyarakat


SUARA DAERAH SRAGEN --- Tak tahan  bau tidak sedap dari bocornya septic tank warga Dukuh Klinge RT 26 Desa Gringging Kecamatan Sambungmacan, kirim surat  ke Bupati Sragen isi aduan  adalah dampak sanitasi berbasis masyarakat bocor bau tidak sedap, kejadian ini hampir dua tahun lamanya, karena sudah buntu tidak ada solusi akhirnya warga hari ini Senin ( 27/4/2026) kirim surat aduan .

Pada tahun 2012 di Dukuh Klinge RT 22--RT 25 Desa Gringging Kecamatan Sambungmacan mendapatkan program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM) dari Dinas Kesehatan, proyek sanitasi berbasis masyarakat dinikmati oleh warga ke empat RT, diperjalanan waktu sanitasi tersebut tanpa ada pengelolanya, sudah hampir 14 tahun terakhir ini, banyak warga sekitar mengeluhkan bau tidak sedap yang bersumber dari septic tank raksasa tersebut, setelah di cek ada kebocoran dari pipa dan bak septic tank tersebut 

Suwarno warga Dukuh Klinge RT 26 Desa Gringging mengungkapkan bahwa, dalam kurun dua tahunan ini,warga mengeluh adanya bau tidak sedap sangat menggangu aktivitas sehari hari, setiap hujan turun bau tidak sedap tersebut menyebar, saat makan meski pintu rumah ditutup rapat tetap menghirup bau yang berasal dari sefitenk tersebut ' terangnya 

Warga Klinge RT 26 sebenarnya tidak mendapatkan manfaatnya dari program sanitasi berbasis masyarakat tersebut, tapi justru warga Klinge RT 26 yang mendapatkan  bau tidak sedap dari sanitasi yang overload dan bocor, akibatnya bau menyebar kemana mana ,ia sudah mengadu ke Kepala Desa Gringging namun tidak ada solusi, bahkan mengadu ke pengelola sanitasi tersebut, juga tidak ada tindakan apa apa, akhirnya ada tiga perwakilan dari warga terdampak mengirim surat aduan ke Bupati Sragen hari ini ( Senin 27/4/2026) "tegas Suwarno.

Adi Suparno perwakilan Warga Klinge RT 25 Gringging juga menyampaikan keberadaan program sanitasi berbasis masyarakat tersebut dirinya tidak menikmati, karena lainya didaftar tapi nama saya tidak masuk menerima manfaat program tersebut,bahkan sefitenk di bangun didepan rumah saya" ujarnya 

Awalnya program sanitasi berbasis masyarakat baik baik saja, tapi belakangan ini banyak warga mengeluh adanya bau tidak sedap dikarenakan septic tank penuh, dan ada kebocoran, maka bau menyebar ke lingkungan Dukuh Klinge ini, warga berupaya mencari solusi agar pihak pengelola bisa memperbaiki kebocoran tersebut, tapi hingga berbulan bulan, tak ada yang bertanggung jawab, justru desakan dari warga terdampak agar septic tank tersebut ditutup saja" 
Muhammad Sodik meminta Pemerintah Kabupaten Sragen untuk segera menindaklanjuti laporan warga, hal keberadaan program sanitasi berbasis masyarakat yang sengsarakan warga terdampak, kalau memang itu program dari kesehatan semestinya dikelola dengan baik, jangan justru merugikan warga lingkungan, akibat bocornya sanitasi tersebut banyak warga menanggung bau tidak sedap tersebut, awalnya ya sabar saja, tapi semakin tidak kuat menghirup bau yang menyengat tersebut" katanya.

Ia sudah putus asa, akhirnya beberapa warga sepakat kirim surat aduan ke Bupati Sragen yang isinya antara lain meminta septic tank tersebut ditutup total, menurutnya akibat bau tidak sedap tersebut dari septic tank yang overload dan mengalami kebocoran, ya sebaiknya Pemerintah Kabupaten Sragen menutup sefitenk raksasa tersebut, atau Pemerintah memperbaiki kembali di kelola dengan baik" pungkas Sodik.

Jurnalis Wahono.
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID