SUARA DAERAH SRAGEN --- Jajaran Puskesmas Ngrampal Kabupaten Sragen membuat gebrakan inovasi baru untuk mengatasi rendahnya capaian penemuan kasus tuberkulosis (TBC) mendorong lahirnya langkah inovatif di wilayah Kecamatan Ngrampal. Melalui program “SI PETRUK” (Sigap Penemuan Tuberkulosis Aktif),
Puskesmas Ngrampal memperkuat deteksi dini dengan pendekatan JADAH jemput dahak dan GETUX Gerakan Mantox langsung ke masyarakat.
Tuberkulosis masih menjadi ancaman serius karena penularannya yang cepat melalui udara. Bahkan, satu penderita aktif yang tidak diobati dapat menularkan penyakit kepada banyak orang di sekitarnya. Namun di sisi lain, capaian penemuan kasus di wilayah ini masih jauh dari target, sehingga banyak kasus berpotensi tidak terdeteksi.
Menjawab kondisi tersebut, inovasi SI PETRUK hadir dengan strategi kunjungan rumah jemput dahak dan Gerakan mantok ke balita yang dilakukan secara terjadwal oleh petugas kesehatan. Selain memberikan edukasi, petugas juga aktif menjaring masyarakat yang memiliki gejala TBC, seperti batuk berkepanjangan, penurunan berat badan, hingga keringat malam.
Kepala Puskesmas Ngrampal, dr.Sri Wulandari menyampaikan bahwa pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan menunggu pasien datang. “Kami turun langsung ke lapangan untuk menemukan kasus sedini mungkin, terutama pada kelompok berisiko tinggi,” ujarnya.
Program ini juga menyasar kelompok rentan seperti keluarga pasien TBC, kontak erat, hingga anak di bawah lima tahun. Masyarakat yang terindikasi akan segera dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lanjutan dan mendapatkan penanganan sesuai standar.
Manfaat dari inovasi ini mulai dirasakan, di antaranya meningkatnya penemuan kasus TBC secara aktif serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gejala penyakit" jelasnya.
Selain itu, langkah ini juga berperan penting dalam memutus rantai penularan di lingkungan sekitar.
Hasilnya, kasus TBC dapat ditemukan lebih cepat dan ditangani secara tepat, sehingga risiko penyebaran penyakit dapat ditekan. Inovasi ini menjadi bukti bahwa pendekatan proaktif berbasis masyarakat mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan. Ke depan, SI PETRUK diharapkan terus dikembangkan sebagai strategi unggulan dalam percepatan penanggulangan TBC, sekaligus mendukung target eliminasi TBC di tingkat daerah maupun nasional.
Jajaran Puskesmas Ngrampal memiliki inovasi SI PETRUK semangat melayani penanganan penanggulangan penyakit TBC, pelayanan yang optimal, melayani masyarakat dengan sepenuh hati " SI PETRUK hadir untuk melayani masyarakat Ngrampal Kabupaten Sragen"pungkasnya.
Jurnalis Wahono.


Social Header