SUARA DAERAH SRAGEN –Luar biasa dua putri asal bumi Sukowati Sragen moncer di panggung turnamen voli putri Brojodento Cup III di Desa Jambanan, Sidoharjo, Sragen, Senin malam (27/4/2027) menjadi saksi bisu dominasi tim Jati Moncer Kulonprogo. Dalam partai final yang menyedot perhatian ribuan pasang mata tersebut, Jati Moncer sukses melibas tim kuat Arwis Jogja dengan skor telak 3-0 tanpa balas.
Kemenangan ini terasa spesial. Bukan hanya soal trofi juara, namun juga kehadiran sosok orang nomor satu di Kulonprogo, Bupati Agung Setyawan, yang datang jauh-jauh untuk memberikan dukungan moril langsung di pinggir lapangan.
Ada pemandangan menarik di balik kegemilangan Jati Moncer. Ternyata, dua motor serangan mereka adalah "produk lokal" Sragen yang justru bersinar di bawah bendera Kulonprogo. Mereka adalah Nayla Reza Arvianditha dan Shela Putri Maharani.
Dua bibit unggul ini dijuluki sebagai penerus semangat Kartini dari Bumi Sukowati. Meski lahir dan besar di Sragen, bakat mereka justru tercium dan diasah melalui sistem pembinaan serta fasilitas mumpuni di Kulonprogo.
Hasilnya pun tidak mengecewakan, keduanya tampil beringas di hadapan publik sendiri, membuktikan bahwa pembinaan yang tepat adalah kunci kualitas pemain. "Hasilnya sangat memuaskan. Meskipun mereka lahir di Sragen, Nayla dan Shela mendapatkan ruang berkembang yang sangat baik di Kulonprogo. Ini membuktikan sinergi pembinaan atlet kita berjalan di jalur yang benar," ujar Agung Setyawan di sela-sela euforia kemenangan.
Bupati Kulonprogo Agung tidak hanya sekadar menonton. Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap panitia penyelenggara Brojodento Cup III yang dinilainya sukses mengemas turnamen sebagai ajang pencarian bakat.
"Kami berterima kasih atas undangan dan penyelenggaraan turnamen ini. Ini adalah wadah luar biasa untuk mengembangkan talenta voli tanah air. Semoga ke depan semakin banyak bibit-bibit muda yang muncul dari ajang seperti ini," tambahnya.
Melihat antusiasme penonton dan kualitas kompetisi di Jambanan, Agung melempar sinyal hijau untuk kerja sama olahraga di masa depan. Ia menegaskan bahwa Kulonprogo tidak akan absen jika turnamen serupa kembali digelar.
"Kalau ada turnamen lagi, dari Kulonprogo kami pastikan siap datang dan memeriahkan lagi," tegasnya dengan penuh optimisme.
Dia menekankan dalam olahraga voli, pembinaan usia dini dan keberanian memberi jam terbang bagi pemain muda adalah rumus pasti menuju podium juara.
Jurnalis Wahono


Social Header