Breaking News

Sinergi dengan Kepolisian : Banser Sragen Ikut Amankan Mudik Lebaran 2026


SUARA DAERAH SRAGEN – Pemandangan berbeda terlihat di Ballroom Mapolres Sragen, Ratusan pemuda berseragam doreng khas Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tampak serius memperhatikan instruksi dari personel Satlantas Polres Sragen. Bukan sedang latihan baris-berbaris biasa, mereka tengah "disekolahkan" singkat untuk menjadi garda terdepan pembantu kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Sebanyak 100 personel pilihan Banser Kabupaten Sragen diterjunkan untuk mengikuti pembekalan teknis pengaturan lalu lintas. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa urusan kenyamanan pemudik di Bumi Sukowati bukan hanya monopoli kepolisian, melainkan tanggung jawab kolektif.

Ketua PC GP Ansor Sragen, Robby Isnan Abdillah, yang memantau langsung pelatihan tersebut, memberikan apresiasi setinggi langit kepada Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari. Menurutnya, ilmu lapangan yang diberikan Satlantas sangat vital bagi anggotanya.

"Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Kapolres. Anggota kami bisa menimba ilmu langsung dari ahlinya. Ini modal penting agar saat bertugas di posko mudik nanti, personel Banser tidak canggung dan benar-benar paham prosedur keselamatan," ujar Robby dengan nada optimis.

Di sisi lain, internal Polres Sragen juga kian mematangkan mesin pengamanannya. Melalui Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Ketupat Candi 2026 di Aula Satya Haprabu, seluruh pejabat utama (PJU) duduk melingkar membedah peta kerawanan.

Sejumlah titik krusial mulai dari pusat perbelanjaan, pasar tumpah, hingga jalur arteri yang menjadi perlintasan pemudik dari arah Solo maupun Jawa Timur menjadi sorotan utama.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menyiapkan rekayasa lalu lintas yang kaku. "Kami siapkan inovasi di pos-pos pengamanan agar pemudik tidak hanya merasa aman, tapi juga terhibur dan nyaman selama melintasi Sragen," tuturnya.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa Lat Pra Ops ini adalah ritual wajib untuk menyamakan frekuensi antar fungsi. Ia ingin memastikan bahwa masyarakat yang pulang kampung ke Sragen merasa mendapat pelayanan terbaik.
"Target kami jelas, mudik yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Personel kami akan bersiaga penuh, didukung rekan-rekan dari elemen masyarakat seperti Banser, untuk memastikan perayaan Idul Fitri 1447 H berjalan kondusif," tegasnya. 

Jurnalis Wahono
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID