SUARA DAERAH SRAGEN – PT BPR Bank Djoko Tingkir (Perseroda) Kabupaten Sragen terus berinovasi dalam memberikan layanan perbankan digital. Terbaru, bank milik Pemerintah Kabupaten Sragen ini memperkenalkan aplikasi mobile bertajuk "Carry on Djuara" atau yang akrab disebut COD.
Direktur Utama Bank Djoko Tingkir, Titon Darmasto, menjelaskan bahwa kehadiran aplikasi COD merupakan langkah strategis perusahaan untuk mengikuti perubahan pola perilaku masyarakat, terutama generasi Z yang menginginkan kemudahan transaksi dalam satu genggaman.
"Ide ini dilatarbelakangi oleh perubahan gaya hidup masyarakat yang luar biasa. Sekarang nasabah ingin semua transaksi bisa dilakukan lewat gadget tanpa harus datang ke kantor," ujar Titon saat ditemui baru-baru ini.
Aplikasi COD didesain untuk memudahkan berbagai kebutuhan transaksi harian nasabah. Melalui aplikasi ini, nasabah dapat melakukan pembelian tiket pesawat dan kereta api, pembayaran tagihan PDAM, PLN, hingga pembelian token listrik.
Bahkan, aplikasi ini juga sudah mendukung fitur QRIS untuk pembayaran di berbagai merchant."Aplikasi ini hampir mirip dengan layanan dompet digital seperti GoPay, OVO, Dana, atau LinkAja. Sangat praktis, tinggal scan dan transaksi selesai," imbuhnya.
Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan COD adalah kemudahan bagi nasabah yang menerima gaji (payroll) di Bank Djoko Tingkir, seperti ASN, P3K, THL, hingga karyawan BUMD.
Titon menyebutkan, aplikasi ini menjadi solusi jika tanggal penggajian jatuh pada hari libur atau akhir pekan."Nasabah tidak perlu khawatir jika gaji masuk saat tanggal merah. Dengan COD, mereka bisa melakukan tarik tunai di seluruh jaringan Indomaret di Indonesia. Jika ingin melalui ATM, nasabah tinggal mentransfer saldonya ke rekening bank umum atau jaringan ATM Himbara," jelas Titon.
Terkait biaya transfer ke bank lain, Titon memastikan bahwa tarif yang dikenakan sama dengan standar aplikasi mobile banking pada umumnya.
Menanggapi isu keamanan siber yang marak terjadi, Titon menegaskan bahwa aplikasi COD memiliki sistem keamanan yang mandiri karena tidak tersambung langsung dengan core banking system utama bank.
"Sistemnya seperti dompet digital. Keamanan sangat tergantung pada kedisiplinan pengguna dalam menjaga kerahasiaan password. Kami pastikan ini aman selama nasabah tidak memberikan data pribadi atau akses kepada orang lain," tegasnya.
Hingga saat ini, aplikasi COD telah digunakan oleh internal karyawan bank dan ratusan ASN. Pihak manajemen menargetkan ekspansi besar-besaran pada pertengahan Maret ini, bertepatan dengan momentum pencairan gaji ke-13 atau THR bagi P3K.
Rencananya, peluncuran resmi (launching) akan dilakukan setelah pemaparan bersama Bupati Sragen. Menariknya, aplikasi ini juga akan menjadi media informasi bagi program-program pemerintah daerah.
"Dalam aplikasi nanti ada fitur slider. Kami akan memasukkan program-program Pak Bupati di sana, seperti Kredit GPT, Kurda 0%, Juara Mobil, hingga Tabungan Emas. Kami ingin menyinergikan layanan perbankan dengan program pembangunan daerah," tutur Titon.
Bagi nasabah yang ingin mulai menggunakan aplikasi ini, Titon mengimbau untuk datang ke bagian Customer Service di kantor Bank Djoko Tingkir terdekat. Petugas akan memberikan panduan dan tautan khusus untuk proses instalasi agar nasabah bisa segera merasakan kemudahan bertransaksi di mana saja dan kapan saja.
Jurnalis Wahono


Social Header