SUARA DAERAH SRAGEN --- SMP Negeri 1 Tangen kerja sama dengan Kementrian Agama (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Tangen Kabupaten Sragen, menggelar penyuluhan dan pencegahan pernikahan dini dihadapan ratusan siswa Jumat (13/3/2026 ) acara penyuluhan dari kementerian agama KUA Tangen di awali sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah.
Suparyanto.SH Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Tangen menyampaikan bahwa Penyuluhan pernikahan dini oleh Kementerian Agama bertujuan mencegah pernikahan di bawah umur melalui edukasi dampak negatifnya, meningkatkan kesiapan mental-fisik, dan memperkuat peran orang tua. Kegiatan ini memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi, hukum pernikahan resmi (KUA), serta membangun ketahanan keluarga guna mengurangi perceraian, stunting, dan KDRT. " tegasnya
Suparyanto juga menyampaikan bahwa pihaknya di minta oleh ibu Tri Wahyuni kepala SMPN 1 Tangen, untuk mengisi penyuluhan di hadapan ratusan siswa, dalam rangka momentum ramadhan, dalam hal dampak dari pernikahan di bawah umur, dan rata rata siswa di SMPN 1 Tangen 14 tahun, jangan sampai terjerumus pergaulan bebas, Kementrian agama berkomitmen berusaha mencegah adanya pernikahan di bawah umur ' jelasnya
Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen kuat mencegah pernikahan dini (anak) melalui penguatan bimbingan perkawinan (Bimwin), sosialisasi, dan edukasi masif di KUA, madrasah, dan pesantren.sekolah negeri lainya langkah ini bertujuan melindungi hak anak, mengurangi risiko stunting, serta memastikan kesiapan fisik dan mental calon pengantin sesuai UU No. 16 Tahun 2019.
Kepala SMP Negeri 1 Tangen Tri Wahyuni.M.Pd membenarkan mengundang penyuluh dari KUA kecamatan Tangen, untuk mensosialisasiksn dampak pernikahan dini,nikah dibawah umur, agar para siswa memahami secara utuh ,dengan harapan para siswa belajar fokus belajar hingga di usia kuliah sampai mendapat pekerjaan tetap mapan baru menikah itu yang diharapkan ' ungkap Tri Wahyuni
Kazia Putri siswa kelas IX D menyambut baik adanya penyuluhan pernikahan di bawah umur, selain belum dewasa, memiliki ego , pernikahan dibawah umur itu dikarenakan cantik bodinya bagus,tapi saat mengurus rumah tangga bingung, itulah akibat dinikahi di bawah umur,karena cantik ,saat mengurus rumah tangga,tak mampu mengatasi perselisihan yang dihadapinya.
Kazia Putri mengajak teman temannya untuk fokus belajar belajar untuk meraih cita cita ,"rajin belajar meraih cita cita Yes, menikah di bawah umur No..!!
Jurnalis Wahono.


Social Header