Breaking News

Desa Kaliwedi Raih Juara 1 Tingkat Nasional Inovasi Ketahanan Pangan


SUARA DAERAH SRAGEN – Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Desa ini berhasil dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Inovasi Ketahanan Pangan Desa dan Perdesaan 2025 tingkat nasional. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung dalam perayaan Hari Desa Nasional yang digelar di Boyolali pada Kamis (15/1/2026). 

Kemenangan ini tidak hanya membuahkan piagam penghargaan, tetapi juga hadiah apresiasi senilai Rp50 juta dari Kementerian Desa. Namun, di balik kemeriahan juara tersebut, terdapat kisah inspiratif mengenai ketangguhan strategi kepemimpinan desa dalam mengelola keterbatasan anggaran.

Kepala Desa Kaliwedi, Daryono, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan desanya terletak pada kemampuan beradaptasi terhadap perubahan skema anggaran negara. Di saat banyak desa mengeluhkan pergeseran alokasi Dana Desa, Daryono justru melihatnya sebagai tantangan untuk berinovasi.

"Terkait dana desa, sebenarnya tidak berkurang, tetapi dialokasikan kembali. Sekitar 60 persen dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, sehingga alokasi langsung yang kami terima di Sragen sekitar Rp371 juta," jelas Daryono.

Alih-alih patah semangat, keterbatasan ini memicu strategi penguatan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Strategi utamanya adalah memaksimalkan potensi lokal untuk menciptakan kemandirian ekonomi, sehingga pembangunan desa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan pusat.

Menyongsong tahun 2026, Desa Kaliwedi telah menetapkan peta jalan ketahanan pangan yang konkret untuk mendongkrak PAD. Dengan Ekspansi Peternakan, yakni Menambah populasi ayam petelur sebanyak 1.200 ekor, dengan target total mencapai 3.500 ekor pada akhir 2026.

Kemudian Diversifikasi Komoditas dengan  Mengoptimalkan perkebunan kelengkeng dan melon, serta budidaya ikan nila dan lele. Lantas melakukan Optimalisasi Lahan. Pengelolaan kebun sayur seluas 2 hektar oleh BUMDes. 

Daryono juga menekankan pentingnya membaca peluang pasar makro. Ia menginstruksikan agar seluruh unit usaha desa bersiap menyuplai kebutuhan bahan pangan untuk program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Program MBG ini menyerap banyak hasil pertanian seperti telur dan sayur. Sebagai Kepala Desa, kita harus tahu kebutuhan pasar. Jangan hanya tiru-tiru, tapi harus sesuai potensi desa masing-masing," tegasnya.

Dia menilai prestasi ini kian bermakna karena memberikan dampak sosial langsung bagi warga miskin ekstrem di Kaliwedi. Warga yang masih usia produktif diserap sebagai tenaga kerja di unit-unit ketahanan pangan desa. Sementara bagi warga yang sudah tidak mampu bekerja, desa memberikan bantuan tunai sebesar Rp300.000 per bulan yang bersumber dari PAD dan Dana Desa.

Sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sragen terus berupaya menciptakan kemandirian desa secara merata di seluruh wilayah Bumi Sukowati. Kepala Dinas PMD Sragen, Pujiatmoko, mengungkapkan bahwa langkah ini penting dilakukan agar desa-desa di Sragen tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan mendapatkan dukungan terpadu dari berbagai sektor pembangunan.

Salah satu langkah konkret yang sedang berjalan adalah kerja sama dengan Dinas lainnya seperti disperkimtaru. Program ini difokuskan untuk menarik desa-desa yang kondisinya belum optimal atau masih memiliki kawasan kumuh agar bisa belajar langsung dari desa yang sudah sukses.

"Intinya kita berupaya bekerja sama dengan OPD yang lain karena banyak program yang tujuannya sama, yaitu kesejahteraan masyarakat," ujar Pujiatmoko.

Dalam implementasi program tersebut, Dinas PMD dan lintas OPD telah menetapkan dua desa sebagai proyek percontohan replikasi inovasi. Desa Kaliwedi Ditetapkan sebagai contoh desa sukses dan mandiri yang menjadi mentor.

Sedangkan Desa Klandungan  Dipilih sebagai desa yang perlu didorong dan didampingi untuk mencontoh keberhasilan Kaliwedi. Penetapan kedua desa ini merupakan hasil usulan bersama dari teman-teman di lingkungan OPD Kabupaten Sragen. Melalui langkah awal ini, diharapkan Kepala Desa Klandungan dapat menyesuaikan kebijakan dan kegiatan pembangunannya dengan mengadopsi kesuksesan yang telah diraih oleh Desa Kaliwedi.

Jurnalis Wahono
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID