Breaking News

Menu MBG Tidak Memenuhi Standar Gizi Adalah Permainan Korupsi


Harapan anak anak Sekolah mendapatkan asupan Gizi dan Vitamin dari makanan hanya slogan saja menurut pemerhati masyarakat. Banyak temuan isi makanan dalam kemasan yang di berikan kepada anak anak di sekolah jauh dari nilai bergizi.

Pemerhati masyarakat mendapatkan temuan bahwa dari sajian makanan yang diterima anak anak jauh dari rencana Pak Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subianto dan kementrian. Anggaran yang tertulis dari MBG tidak sesuai fakta. (02/03/2026)

Putra Jaya Sukma Sekjen Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat sangat prihatin dengan kinerja MBG yang lemah dalam pengawasan. Hal ini menjadi bukti bahwa ada korupsi dalam setiap sajian menu MBG.

Bungkamnya para sekolah dengan sajian makanan yang tidak sesuai standar pagu anggaran MBG menjadi dasar temuan para orang tua siswa dengan makanan yang di bagikan ke para siswa di Kabupaten Bogor.
Saling bungkam di dalam sekolah menjadi keprihatinan besar para orang tua siswa dan para pemerhati masyarakat. Begitu sangat rapih di kemas bahwa ada jaringan tikus korupsi didalam setiap kegiatan SPPG.

Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat menyampaikan kepada media bahwa harus ada penegakan hukum yang diberlakukan bagi dapur SPPG yang melakukan serampangan dalam penyajian menu MBG dan sangsi hukum bagi setiap sekolah yang terlibat. Ada gula pasti ada semut.

Putra Jaya Sukma Sekjen Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat salah satu wadah yang memberikan ruang untuk seluruh masyarakat agar mau memberikan aduan yang di sahkan hukum melalui programnya guna mendukung suksesnya tujuan dasar BGN bersama MBG disetiap wilayah.

Setiap ada tikus yang korupsi tentu ada pendukungnya. Ini tidak boleh di biarkan. Hukum harus di jalankan sesuai undang undang menurut Putra Jaya Sukma

Jurnalis : ATA
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID