Breaking News

Prof Sutan Nasomal Yakin Presiden Pasti Peduli Rakyat Miskin Dan Bijak "Etle Harus Manusiawi Di Membludaknya Kasus TH 2026 !!!"

                            
Jakarta, Rakyat kehidupannya seperti kata pameo hidup segan mati tak mau dimana mana terancam dipalak bagaimana tidak sekarang di setiap lampu merah diadakan kamera pemantau berkendaraan dimana mayarakat senantiasa sewaktu waktu siap siap memperoleh surat tilang di rumahnya atas pelanggaran melanggar lalin disengaja maupun tidak awas anda akan mengalaminya yang besaran denda tilangnya bervariasi dan anda membayarnya melalui transfer ke bank Ini bukti Rakyat Indonesia harus disiplin ditengah ekonomi masyarakat yang semangkin memprihatinkan menyedihkan ", ujar Prof Dr Sutan Nasomal menanggapi materi pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantor Markas Partai Oposisi Merdeka di Jakarta 30/1/2026 via telpon selulernya.

Bukan cerita hoax bahwa kemiskinan meluas ke seluruh Masyarakat saat ini. Bila tahapan di tatanan Masyarakat ada golongan atas kemudian golongan menengah dan golongan rendah. Maka saat ini golongan menengah telah menempati menjadi golongan rendah. Tidak bisa menabung dan sekedar hanya bisa untuk makan sehari hari.

Kebijakan beberapa kepala daerah menghapuskan denda yang menunjak pajak kendaraan roda dua untuk Masyarakat adalah berdasarkan analisa tepat bahwa kemiskinan di Masyarakat telah mencapai puncak yang mengkhawatirkan. 

Masyarakat yang memiliki motor roda dua bukan golongan Masyarakat tingkat menengah karena terbanyak pendapatan Masyarakat saat ini menurun di bawah rata rata UMR. Sesuap makanan yang di konsumsi Masyarakat atau sembako yang di beli Masyarakat Pajak telah ada di setiap nilai harga tersebut. Setiap pekerja yang bergelut dengan peluh keringat siang malam untuk bisa hidup sehat di atas tanah INDONESIA penghasilannya sudah pasti diserap pajak. 

Prof DR Sutan Nasomal SE,SH,MH menyampaikan kepada tim media bahwa kondisi Masyarakat sekarang sangat ringkih atau lemah dalam berpendapatan penghasilan, sumber keuangannya di bawah UMR makin membisu tak bersuara lagi dan tenggelam dalam permasalahan berhutang melalui Pinjaman ONLINE. Sekedar bisa makan sehari dua kali sudah menjadi hal yang paling rumit di tahun 2026 ini menurut Prof Sutan Nasomal.

ETLE sudah di operasiokan dalam 3 tahun ini di beberapa kota dan kabupaten untuk mengevaluasi aktivas berkendara Masyarakat dan kecerdasan publik dalam mematuhi rambu rambu lalu lintas. Maka dengan hadirnya sistem ETLE memberikan dampak luas.

Salah seorang OJOL menyampaikan kepada Tim media semenjak awal Januari 2026 penghasilan menurun akibat dampak kemampuan daya belanja masyarakat menurun jauh.

Tilang dari ETLE akan menjadi masalah serius bagi masyarakat berpendapatan rendah. Maka gagal bayar akan menjadi gunung kasus di semua daerah. Karena masyarakat miskin yang sangat meluas saat ini menunggu kebijakan PRESIDEN RI Jendral Haji Prabowo Subianto untuk menghapus semua tilang ETLE bersama denda atas nama ke manusiaan.

Prof DR Sutan Nasomal SE,SH,MH meminta kepada Pak Presiden RI agar menolong masyarakat miskin sehingga tidak timbul kelaparan yang exstrem dan Negara Harus Hadir Bijak.


Narasumber : PROF DR SUTAN NASOMAL SE,SH,MH
© Copyright 2022 - SUARADAERAH.ID