Pontianak, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Kick Off KEJAR Masif dan Cerdas Berinvestasi Pasar Modal di Pontianak, Selasa (5/8). Acara ini menjadi langkah awal strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan khususnya bagi generasi muda di Kalimantan Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., yang mewakili Gubernur Kalbar, Kepala Direktorat Inklusi Keuangan OJK, Rony Ukurta Barus, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Kepala BEI Kalbar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, serta para pimpinan perbankan dan lembaga pasar modal.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Kalimantan Barat, Rohma Hidayati, menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda sebagai pilar utama Generasi Emas 2045. Ia menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi penting yang tidak hanya menghindarkan generasi muda dari jebakan keuangan ilegal, tetapi juga membekali mereka untuk menjadi pelaku ekonomi masa depan yang cerdas dan berdaya saing.
> "Data menunjukkan bahwa meskipun tingkat inklusi keuangan nasional telah mencapai 92,74%, namun literasi keuangan di kalangan usia muda masih tertinggal, hanya sebesar 51,86%. Ini menjadi tantangan besar yang harus dijawab bersama melalui sinergi lintas sektor,” jelas Rohma.
Kegiatan ini juga menandai penguatan implementasi program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), yang telah membawa Kalimantan Barat meraih predikat Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik tingkat nasional dua tahun berturut-turut (2023–2024).
Dalam kesempatan tersebut, OJK juga mendorong integrasi Program Bank Mini di sekolah-sekolah yang akan dikembangkan menjadi Galeri Investasi Edukasi (GIE). Program ini bertujuan untuk mengenalkan konsep investasi dasar sejak bangku sekolah, menjadikan sekolah sebagai pusat edukasi keuangan yang aplikatif, dan menyiapkan pelajar menjadi investor muda yang cerdas dan beretika.
Rohma juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bank Kalbar, Bank Mandiri, Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dan para guru serta kepala sekolah yang aktif terlibat dalam kegiatan ini.
> "Kami berharap, melalui sinergi yang terus ditingkatkan, Kalimantan Barat dapat kembali meraih predikat terbaik dalam ajang KEJAR Award 2025 yang puncaknya akan digelar pada 22 Agustus mendatang,” tutupnya.
Dengan komitmen kuat dari berbagai pihak, kegiatan Kick Off KEJAR ini diharapkan menjadi batu loncatan menuju peningkatan kualitas literasi keuangan di Bumi Khatulistiwa, demi mewujudkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga cakap finansial.
Jurnalis: saiful ummah
Social Header